PROBOLINGGO – Yayasan Tarbiyatul Islam (YTI) Walisongo, Banyuanyar Tengah, resmi membuka rangkaian acara Haflatul Imtihan ke-63 dan Wisuda ke-29 pada Senin (23/3/2026). Pembukaan momentum tahunan ini diawali dengan kegiatan jalan santai yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai lembaga di bawah naungan yayasan.
Rute jalan santai dimulai dari halaman MTs Sunan Kalijaga ke posko pembagian kupon di kediaman Ustadzah Luluk, salah satu guru SMK Kesehatan Sunan Kalijaga yang berlokasi di Desa Blado Wetan dan finis kembali di halaman MTS. Geliat keceriaan dan kekompakan tampak menyelimuti sepanjang jalur yang dilalui para peserta.
Perwakilan pihak yayasan, Hafidz, menyatakan bahwa jalan santai ini merupakan sepak mula dari seluruh rangkaian besar Haflatul Imtihan tahun ini. Setelah agenda ini, kemeriahan akan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan kedinasan maupun keagamaan.
"Ini adalah langkah awal. Nantinya, acara akan diteruskan dengan lomba-lomba antar-lembaga di bawah naungan yayasan, serta perlombaan internal di masing-masing satuan pendidikan," ujar Hafidz saat memberikan sambutan.
Syiarkan Yayasan dan Kampanyekan Hidup Sehat
Pria demisioner Kepala MA Sunan Kalijaga itu, menambahkan, Haflatul Imtihan bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan momentum penting untuk mensyiarkan eksistensi dan kontribusi YTI Walisongo kepada masyarakat luas.
Melalui kegiatan yang turun langsung ke jalan, masyarakat sekitar dapat melihat kekompakan dan perkembangan yayasan dari tahun ke tahun.
Selain misi syiar, pemilihan konsep jalan santai juga didasari atas kesadaran akan pentingnya kesehatan fisik di era modern.
"Sekarang ini saya melihat sudah jarang sekali orang yang mau berjalan kaki dalam aktivitas sehari-hari. Maka dari itu, kami laksanakan jalan santai ini agar kita semua tetap sehat dan bugar," imbuhnya.
Untuk menambah antusiasme, panitia juga menyediakan berbagai macam hadiah menarik. Sistem pengundian kupon pun diatur secara khusus per lembaga.
Langkah ini diambil guna memastikan distribusi hadiah berjalan adil dan merata di seluruh lingkungan sekolah yang bernaung di bawah YTI Walisongo.
Harapan di Masa Depan
Menutup keterangannya, Hafidz berharap agar momentum Haflatul Imtihan ke-63 dan Wisuda ke-29 ini dapat mempererat tali silaturahmi antar-lembaga, guru, siswa, serta wali murid. Pihak yayasan berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan mencetak generasi islami yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Melalui agenda tahunan ini, YTI Walisongo diharapkan semakin mendapat tempat di hati masyarakat dan terus konsisten menebar manfaat bagi kemajuan pendidikan serta dakwah Islam di wilayah sekitar.