KADEMANGAN – Korban pencurian sepeda motor di Rusunawa Bayuangga, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Andriana (44), masih berharap pihak kepolisian segera menangkap pelaku dan motornya bisa kembali.
Pasalnya, sepeda motor Honda Vario 125 bernomor polisi N 4676 PRI tersebut merupakan satu-satunya kendaraan yang dimiliki keluarganya.
“Itu motor satu-satunya untuk aktivitas kami. Dipakai antar anak sekolah dan kulakan barang. Sekarang terpaksa pinjam ke saudara secara bergantian,” tuturnya.
Andriana juga meminta pengelola Rusunawa Bayuangga untuk meningkatkan sistem keamanan dan pengawasan. Sebab, kasus pencurian kendaraan bermotor bukan kali pertama terjadi di lokasi tersebut.
“Sudah empat kali kejadian. Dua berhasil, dua gagal. Termasuk motor tetangga saya yang hilang tahun 2024 di halaman depan. Semua kendaraan parkir di lantai satu, sementara penghuni tinggal di lantai atas. Harus ada pengawasan yang lebih ketat,” jelasnya.
Motor milik Andriana diketahui hilang dari kawasan Rusunawa Bayuangga pada Jumat (13/2) dini hari.
Korban baru menyadari kejadian tersebut saat hendak mengantar anaknya ke sekolah sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, motor sudah tidak berada di tempat parkir.
“Sebelum naik ke lantai tiga, saya pastikan kunci sudah terpasang. Tapi posisi setir memang saya kunci ke kiri. Biasanya ke kanan,” katanya.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), aksi pencurian terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Dua orang pemuda masuk ke area rusunawa melalui pagar belakang dekat pos jaga.
Keduanya mengenakan hoodie. Salah satu pelaku menutup wajah dengan sarung, sementara pelaku lainnya memakai masker.
Setelah berhasil menguasai motor, pelaku terlihat menuntun kendaraan korban keluar dari area rusunawa. Aksi berlangsung cepat tanpa menimbulkan keributan.
Akibat peristiwa tersebut, korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 11 juta. Kasus itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kasi Humas Polres Probolinggo, Iptu Zainullah, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari korban. Petugas juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi.
“Saat ini kasus masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.