Kraksaan, 4 Oktober 2026 Program Studi Manajemen Haji dan Umrah (MHU) Institut Badri Mashduqi (IBAMA) Kraksaan, Probolinggo, resmi melepas peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang akan melaksanakan pengabdian di Tanah Suci, Makkah dan Madinah.

Kegiatan pelepasan berlangsung pada 4 Oktober 2026 di lingkungan Institut Badri Mashduqi. Tiga peserta yang diberangkatkan terdiri atas dua mahasiswa,*Muhammad Sidqi Romadhon dan Wardatul Faiza, serta Ust. M. Saifillah, M.Pd.* selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Berbeda dengan KKN reguler, program KKN Internasional ini membawa misi khusus, yakni memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk membimbing dan mendampingi langsung jemaah umrah selama 50 hari di Makkah dan Madinah.

Program tersebut menjadi ruang aktualisasi bagi mahasiswa MHU untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan. Berbagai pengetahuan, mulai dari teori manasik, fikih haji dan umrah, manajemen akomodasi, hingga pelayanan dan pendampingan jemaah, akan dipraktikkan secara langsung dalam situasi nyata di Tanah Suci.

Ketua Program Studi MHU menyampaikan bahwa program KKN Internasional dirancang tidak sekadar sebagai kegiatan akademik, tetapi juga sebagai proses pembentukan mental dan profesionalitas mahasiswa.

> “KKN 50 hari ini adalah ujian mental dan profesionalitas. Mereka akan belajar melayani tamu-tamu Allah secara langsung,” tuturnya.

Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami secara lebih utuh dinamika pelayanan jemaah umrah sekaligus mengasah kemampuan komunikasi, pendampingan, manajemen, dan problem solving di lingkungan kerja internasional.

Pihak Institut Badri Mashduqi berharap pelaksanaan KKN Internasional ini dapat menjadi pengalaman berharga bagi para peserta sekaligus bekal untuk membentuk lulusan MHU yang amanah, kompeten, profesional, dan siap berkontribusi dalam dunia pelayanan haji dan umrah.

Lebih dari sekadar perjalanan akademik, keberangkatan ke Tanah Suci ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk belajar dengan melayani, bertumbuh melalui pengalaman, dan mengabdikan ilmu di hadapan para tamu Allah.