Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H, Komunitas Lentera Institute kembali menggelar program Bimbingan Belajar bagi anak-anak di Dusun Karanganom, Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, pada Minggu (24/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Madrasah Az-Zainiyah 2 tersebut mengusung tema “Beriman Sejak Muda dan Beramal Selamanya.”
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Lentera Institute dalam mendampingi proses pembelajaran sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman kepada peserta didik sejak usia dini.
Kelas dimulai dengan pembacaan doa belajar, dilanjutkan penyampaian materi, sesi interaktif, hingga ditutup dengan makan bersama. Sebanyak 11 peserta didik usia dini mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias.
Suasana pembelajaran berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta tampak aktif mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang dikemas dengan metode pembelajaran yang menyenangkan.
Direktur Utama Lentera Institute, Saiq Khayran, menjelaskan bahwa tema yang diangkat kali ini bertujuan menanamkan pemahaman mengenai pentingnya nilai-nilai ketauhidan dalam kehidupan sehari-hari.
“Ketakwaan kepada Allah dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW tidak cukup hanya dipahami atau dihafalkan. Nilai-nilai tersebut juga harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sejak usia dini,” ujarnya saat diwawancarai.
Dalam pelaksanaannya, tim pengajar menggunakan metode cerdas digital, yakni model pembelajaran interaktif berbasis teknologi yang mengajak peserta menjawab kuis melalui media digital yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Metode tersebut diterapkan sebagai upaya mengenalkan penggunaan teknologi secara positif dalam proses belajar, sekaligus menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menarik bagi peserta didik.
Di sisi lain, Wakil Direktur Lentera Institute, Aminullah, menilai pendekatan pembelajaran berbasis digital cukup relevan dengan perkembangan pendidikan saat ini.
“Perkembangan teknologi bergerak sangat cepat. Karena itu, peserta didik perlu dibiasakan memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif, baik saat belajar di sekolah maupun di rumah,” jelasnya.
Kegiatan Bimbingan Belajar ditutup dengan makan bersama dan sesi bincang santai antarpeserta. Momen tersebut dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antara pendamping dan peserta didik, sekaligus membangun suasana belajar yang lebih akrab dan menyenangkan.